Pengertian Persyaratan Umum Instalasi Listrik

Pengertian Persyaratan Umum Instalasi Listrik – Sebagai seorang yang bergelut di bidang kelistrikan, terutama tegangan rendah dan menengah, maka anda perlu mengetahui yang namanya Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). PUIL merupakan sebuah buku panduan yang berisi persyaratan tentang pemasangan instlasi listrik. Jadi bisa dikatakan kalau PUIL merupakan pedoman bagi instlatir listrik di Indonesia.

Pengertian Persyaratan Umum Instalasi Listrik

Pengertian Persyaratan Umum Instalasi Listrik

Sejak pertama kali diterbitkan, PUIL telah mengalami beberapa kali revisi dan penyempurnaan. Pada artikel ini kami akan memberikan informasi kepada anda tentang pengertian dari Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) beserta perkembangannya dari waktu ke waktu.

Pengertian Persyaratan Umum Instalasi Listrik serta Perkembangannya

PUIL merupakan buku yang berfungsi sebagai pedoman oleh instalatir listrik dalam melakukan pekerjaannya. Di dalamnya berisi persyaratan dan peraturan yang harus dan sebaiknya dilakukan dalam membuat instalasi lsitrik. Nah berikut adalah perkembangan PUIL dari waktu ke waktu.

1. Algemene Voorschriften voor Electrische Sterkstroom Instalaties (AVE N 2004)

Ketika Indonesia masih berada di bawah pemerintahan Hindia Belanda, pedoman instalasi listrik yang digunakan bernama Algemene Voorschriften voor Electrische Sterkstroom Instalaties atau disingkat AVE. Kemudian buku ini diterbitkan oleh Dewan Normalisasi Hindia Belanda sebagai Norma N 2004. Buku ini dibuat untuk mengatur instansi yang bergerak di bidang instalasi tenaga listrik.

2. PUIL 1964

Setelah Indonesia berhasil menjadi negara merdeka dan terlepas dari pemerintahan Belanda, Norma N 2004 kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan dijadikan sebagai pedoaman dalam pemasangan instalasi listrik kala itu. Saat pertama kali terbit, buku pedoman ini bernama Norma Indonesia N16, namun lama kelamaan lebih dikenal sebagai PUIL 1964 yang merupakan singkatan dari Peraturan Umum Instalasi Listrik 1964.

3. PUIL 1977 dan 1987

Selanjutnya PUIL mengalami beberapa kali revisi, yaitu pada tahun 1977 dan 1987. PUIL 1977 merupakan hasil penyempurnaan dari PUIL 1964 sedangkan PUIL 1987 merupakan hasil penyempurnaan dari PUIL 1977. Pada kedua revisi ini, PUIL dibuat dengan lebih mengacu pada peraturan instalasi listrik internasional. Salah satunya adalah International Electrotechnical Commission (IEC), khususnya IEC 60364.

4. PUIL 2000

Sebagai penyempurna dari PUIL 1987, dibuatlah PUIL 2000 yang semakin mengacu pada International Electrotechnical Commission (IEC). Selain itu beberapa peraturan internasional yang mengatur tentang instalasi listrik juga dijadikan sebagai bahan refresnsi dalam pembuatannya. Seperti VDE (Verband Deutscher Elektrotechniker), NEC (National Electric Code), dan SAA (Standards Association Australia).

Perbedaan lain juga terlihat pada bagian akronim atau singkatannya. Jika pada pada generasi sebelumnya PUIL merupakan singkatan dari ‘Peraturan Umum Instalasi Listrik’ maka pada PUIL 2000 berubah menjadi ‘Persyaratan Umum Instalasi Listrik’. Kata ‘Peraturan’ diubah menjadi ‘Persyaratan’. Hal ini dilakukan karena dinilai lebih tepat. sebab, sejak PUIL pertama diterbitkan, isinya bukan hanya tentang peraturan, tetapi juga rekomendasi dan persyaratan dalam pemasangan insatalsi listrik.

Proses pembuatan dari PUIL 2000 dilakukan oleh Panitia Revisi PUIL 1987. Anggota dalam Panitia Revisi Puil tersebut terdiri atas perwakilan dari berbagai departemen yaitu DEPNAKER, DEPERINDAG, BSN, PT PLN, PT Pertamina, YUPTL, APPI, AKLI, INKINDO, APKABEL, APITINDO, MKI, HAEI, DEPTAMBEN, DEPKES, dan juga berbagai perguruan tinggi seperti ITB, ITI, ISTN, UNTAG, dan STTY-PLN

Kemudian disahkan atau ditetapkan oleh Menteri Pertambangan dan Energi dalam Surat Keputusan Menteri No:24-12/40/600.3/1999, tertanggal 30 April 1999 dan No:51-12/40/600.3/1999, tertanggal 20 Agustus 1999.

Demikianlah pembahasan kali ini tentang pengertian Persyaratan Umum Instalasi Listrik beserta perkembangannya dari waktu ke waktu. Mudah-mudahan anda bisa memahaminya dan bermanfaat untuk kedepannya, terima kasih.

Leave a Reply