Pengertian Hukum Ohm Beserta Contoh Soal dan Jawabannya

Hukum Ohm merupakan suatu hukum yang membuktikan kaitan antara hambatan listrik, tegangan listrik, dan kuat arus listrik. Hukum ini pertama kali ditemukan oleh George Simon Ohm pada tahun 1825.

Georg Simon Ohm

Georg Simon Ohm

Melalui papernya yang berjudul “The Galvanic Circuit Investigated Mathematically”, George Ohm berhasil menemukan suatu aturan mengenai keterkaitan antara 3 jenis besaran listrik tersebut.

Bunyi dari hukum ohm yaitu:

“Kuat arus dalam suatu rangkaian sebanding dengan tegangan pada ujung – ujung rangkaian dan berbanding terbalik dengan hambatan rangkaian.

Berdasarkan bunyinya, maka hukum Ohm dapat dituliskan sebagai berikut:

I = V/R

Dengan :

I  = Arus Listrik (Ampere)
V = Tegangan listrik (Volt)
R = Hambatan Listrik (Ohm)

Hukum Ohm pada umumnya digunakan pada rangkaian listrik yang menggunakan arus searah (Dirrect Current). Seperti pada generator DC dan power supply.

Contoh Soal yang Berkaitan dengan Hukum Ohm

Menghitung Kuat Arus Listrik

  1. Sebuah lampu dihubungkan dengan sumber tegangan yang memiliki voltase sebesar 12 Volt. Ketika diukur menggunakan ohmeter, ternyata terdapat hambatan sebesar 3 Ohm. Tentukanlah besarnya arus yang mengalir pada rangkaian lampu tersebut?Diketahui : V = 12 Volt
    R = 3 Ohm
    Ditanya     : I  = ….. ?
    Jawab :
    I = V / R
    I = 12 Volt / 3 Ohm
    I = 4 Ampere
  2. Sebuah power supply menghasilkan tegangan sebesar 15 Volt. Lalu potensiometer diatur ke angka 10 kilo Ohm. Hitunglah kuat arus listrik!Untuk setiap kali menjawab soal yang menggunakan rumus dari Hukum Ohm, penting bagi kita untuk memerhatikan satuan dari besaran-besaran yang dieketahui. Pada kasus ini, nilai R sebesar 10 kilo Ohm, sehingga anda terlebih dahulu harus mengubahnya ke dalam Ohm.Diketahui : V = 15 Volt
    R = 10 kilo Ohm = 10.000 Ohm
    Ditanya     : I  = ….. ?
    Jawab :
    I = V / R
    I = 15 Volt / 10.000 Ohm
    I = 0,0015 Ampere atau 1,5 mili Ampere

Menghitung Hambatan Listrik

  1. Lampu yang dihubungan dengan sumber tegangan 20 Volt menyebabkan arus mengalir sebesar 5 Ampere. Hitunglah besarnya hambatan pada rangkaian listrik tersebut!Diketahui : V = 20 Volt
    I  = 5 Ampere
    Ditanya     : R = ….. ?
    Jawab :
    R = V / I
    R = 20 Volt / 5 Ampere
    R = 4 Ohm
  2. Suatu rangkaian listrik diberikan sebuah beban listrik. Ketika diukur, ternyata kuat arusnya sebesar 10 Ampere dan nilai tegangannya 21 Volt. Berapakah nilai resistansinya.Diketahui : V = 21 Volt
    I  = 10 Ampere
    Ditanya     : R = ….. ?
    Jawab :
    R = V / I
    R = 21 Volt / 10 Ampere
    R = 2,1 Ohm

Menghitung Besarnya Tegangan Listrik

  1. Diketahui pada suatu penghantar mengalir arus listrik sebesar 12 Ampere dan juga terdapat hambatan sebesar 3 Ohm. Tentukanlah berapa besarnya tegangan sumber?Diketahui : I = 12 Ampere
    R = 3 Ohm
    Ditanya     : V = ….. ?
    Jawab :
    V = I . R
    V = 12 Ampere x 3 Ohm
    V = 36 Volt
  2. Pada suatu rangkaian listrik yang dialiri arus sebesar 6 Ampere terdapat resistansi sebesar 4 Ohm. Dengan menggunakan hukum Ohm, hitunglah besarnya tegangan pada rangkaian tersebut!Diketahui : I = 6 Ampere
    R = 4 Ohm
    Ditanya     : V = ….. ?
    Jawab :
    V = I . R
    V = 6 Ampere x 4 Ohm
    V = 24 Volt

Demikianlah pembahasan kita kali ini. Di atas telah dijelaskan mengenai hukum Ohm beserta rumus dan contoh soalnya. Mudah-mudahan materi ini bermanfaat untuk anda sebagai penambah wawasan. Terimakasih.

 

One Response

  1. Jahlin Mei 14, 2017 Reply

Leave a Reply