pengertian, cara kerja, dan perbedaan motor listrik 1 fasa dan 3 fasa.
pengertian, cara kerja, dan perbedaan motor listrik 1 fasa dan 3 fasa.

Pengertian, Cara Kerja, dan Perbedaan Motor Listrik 1 Fasa dan 3 Fasa

Diposting pada

Teknik Listrik – Pengertian, Cara Kerja, dan Perbedaan Motor Listrik 1 Fasa dan 3 Fasa – Motor listrik merupakan alat yang bekerja dengan cara mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Berdasarkan jenis listrik yang digunakan, terdapat 2 jenis motor listrik, yaitu motor listrik 1 fasa dan motor listrik 3 fasa. Lalu apakah definisni dari kedua motor listrik tersebut? bagaimana cara kerjanya? dan apa perbedaan di antara keduanya? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak ulasan berikut mengenai pengertian, cara kerja, dan perbedaan motor listrik 1 fasa dan 3 fasa.

Pengertian, Cara Kerja, dan Perbedaan Motor Listrik 1 Fasa dan 3 Fasa

pengertian, cara kerja, dan perbedaan motor listrik 1 fasa dan 3 fasa.
pengertian, cara kerja, dan perbedaan motor listrik 1 fasa dan 3 fasa.

Pengertian Motor Listrik 1 Fasa dan 3 Fasa

Secara singkat motor Listrik 1 fasa didefinisikan sebagai motor yang menggunakan sumber listrik 1 fasa. Sedangkan motor listrik 3 fasa adalah motor listrik yang menggunakan sumber listrik 3 fasa. Jadi pada motor 1 fasa terdapat 2 penghantar (kabel) yang masuk yaitu fasa dan Nol. Sedangkan pada motor 3 fasa terdapat 4 penghantar atau kabel yang masuk, yaitu fasa R, S, T, dan Nol.

Baca Juga : Perbedaan Antara Listrik 1 Phase dengan 3 Phase

Cara Kerja / Prinsip Kerja Motor Listrik 1 Fasa dan 3 Fasa

Prinsip kerja yang digunakan oleh motor listrik, baik itu 1 fasa maupun 3 fasa, semuanya sama, yaitu mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Cara kerjanya yaitu ketika dihubungkan ke sumber listrik, maka arus akan mengalir ke stator (windings) yang membangkitkan medan magnet di sekitar kumaran sehingga mengakibatkan rotor berputar. Kecepatan putaran motor listrik dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut :
Ns = 120 x f/P
keterangan :
Ns = Kecepatan (Rrm)
f    = Frekuensi (Hertz)
P   = Jumlah kutub

Contoh :
Motor Listrik 3 fasa, dijalankan pada frekuensi listrik 50Hz (standar Indonesia), dan jumlah kutub motorsebanyak 4 Poles (4 kutub), berpakah kecepatan motor tersebut.
Ns = 120 x f/P
Ns = 120 x 50/4
Ns = 1.500 Rpm
Jadi, kecepatan motor listrik tersebut adalah sebesar 1500 Rpm.

Perbedaan Antara Motor Listrik 1 Fasa dan 3 Fasa

  • Konstruksi Motor
    Konstruksi motor induksi 1 fasa terdiri atas dua komponen yaitu rotor (bagian bergerak) dan stator(bagian yang diam). Sementara itu, motor listrik 3 fasa memiliki komponen dasar yaitu stator dan rotor. Akan tetapi, motor ini tersusun oleh beberapa batangan logam yang dimasukkan melalui slot-slot yang ada pada motor-motor induksi, kemudian setiap bagian disatukan oleh cincin sehingga membuat batangan logam terhubung singkat dengan batangan logam yang lain.

    Baca juga : Bagian-Bagian Motor Listrik Beserta Fungsi dan Penjelasannya

  • Sumber Listrik Motor
    Sumber listrik yang digunakan oleh motor induksi 1 fasa menggunakan listrik 1 fasa. Jadi hanya 1 buah penghantar fasa dan pengantar nol yang masuk ke motor. Misalnya fasa R dan Nol. Sedangkan motor 3 fasa menggunakan 3 buah penghantar fasa sekaligus ditambah Nol. Jadi ketiga fasa (R, S, T) dan Nol masuk ke motor.
  • Tegangan yang Digunakan
    Pada motor 1 fasa, karena hanya menggunakan 1 fasa listri, maka tegangan yang digunakan sebesar 220 Volt. Sedangkan pada motor 3 fasa, kita bisa memilih apakah ingin menggunakan tegangan 220 Volt atau 380 Volt. Jika ingin menggunakan 220 Volt, maka kumparan motor menggunakan hubungan Star dan jika ingin menggunakan tegangan 380 Volt, maka kumparan motor dihubungkan menggunakan hubungan Delta.

Demikianlah ulasan kali ini mengenai pengertian, cara kerja, dan perbedaan motor listrik 1 fasa dan 3 fasa, semoga bermanfaat untuk anda.