Cara Mengukur Frekuensi Menggunakan Frekuensi Meter

By | Maret 7, 2017

Frekuensi meter merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengukur besarnya frekuensi pada suatu sumber tegangan. Penting untuk diingat bahwa frekuensi hanya terdapat pada tegangan AC, dan tentunya anda tidak akan menemukan frekuensi pada tegangan DC. Sedangkan frekuensi sendiri didefinisikan sebagai banyaknya getaran setiap detik. Jadi, listrik AC merupakan listrik yang bergetar/berkedip. Namun karena getaran/kedipannya sangat cepat sehingga membuatnya sulit untuk diamati.

frekuensi meter jenis lidah getar

frekuensi meter jenis lidah getar

Untuk mengukur frekuensi tentunya kita membutuhkan alat berupa frekuensi meter. Ada beberapa tipe frekuensi meter yang dapat anda gunakan, seperti tipe jarum, tipe digital, ataupun tipe lidah getar. Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai cara mengukur frekuensi dengan menggunakan frekuensi meter jenis lidah getar. Bagaimanakah caranya? Langsung saja simak penjelasannya berikut ini:

Alat dan Bahan: 

  1. Frekuensi meter jenis lidah getar
  2. Jumper atau kabel penghubung
  3. Sumber tegangan AC (stop kontak)

Cara Pengukuran:

  1. Pertama anda perlu menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan.
  2. Lalu pasangkan kabel pengubung pada 2 port/tempat frekuensi meter dengan benar.
  3. Hubungkan 2 kabel yang telah terpasang pada frekuensi meter tadi pada stop kontak yang dialiri arus listrik AC secara bersamaan.
  4. Baca hasil pengukuran dengan cara melihat lidah getar yang mengalami getaran paling cepat.
Pembacaan frekuensi meter

Pembacaan frekuensi meter

Jika anda melakukan pengukuran frekuensi di Indonesia, kemungkinan besar hasilnya sebesar 50 Hertz. Hal itu dikarenakan PLN sendiri telah memberikan standaraisasi frekuensi Indonesia yaitu sebesar 50 Hertz.

Setiap negara memiliki standar frekuensi yang berbeda-beda, meskipun ada juga beberapa yang standar frekuensinya sama. Contoh negara yang standar frekuensinya berbeda dengan Indonesia adalah Jepang. Negara maju yang satu ini menggunakan listrik AC dengan frekuensi sebesar 60 Hertz.

Frekuensi meter biasanya terpasang pada pembangkit-pembangkit listrik di Indonesia (PLN). Hal ini dilakukan untuk mengontrol atau memantau frekuensi yang terjadi. Karena seperti yang diketahui bahwa, frekuensi listrik Indonesia ialah sebesar 50 Hertz. Jadi jika frekuensi meter yang terpasang pada pembangkit lebih atau kurang dari 50 Hertz, kemungkinan terjadi masalah pada sistem pembangkit tersebut.

Nah demikianlah pembahasan kali ini tentang cara mengukur frekuensi dengan menggunakan frekuensi meter jenis lidah getar. Mudah-mudahan informasi ini bisa anda jadikan refrensi dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Terimakasih.

 

 

One thought on “Cara Mengukur Frekuensi Menggunakan Frekuensi Meter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *