Cara Menggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listrik
Cara MeCara Menggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listriknggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listrik Saearah

Cara Menggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listrik

Diposting pada

Teknik ListrikCara Menggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listrik – Amperemer adalah alat yang digunakan untuk mengukur besarnya arus listrik pada sebuah rangkaian tertutup. Bagi seorang teknisi listrik, sangatlah penting untuk mengetahui besarnya arus pada sebuah rangkaian. Hal ini supaya tidak terjadi beban yang diberikan bisa sesuai dan tidak terjadi beban lebih yang dapat menyebabkan risiko berbahaya. Namun untuk mengukur arus litsrik dengan amperemeter juga tidak bisa dilakukan dengan cara yang sembarangan. Ada aturan tertentu supaya arus listrik berhasil diukur dan mendapatkan data yang akurat. Nah, bagaimakah caranya? Bagi anda yang penasaran, berikut ini adalah penjelasan dan cara selengkapnya.

Baca juga : Macam-Macam Alat Ukur Listrik Bolak-Balik (AC) Beserta Penejelasan Dan Cara kerjanya

Cara Menggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listrik Searah Beserta Gambarnya

Ketika kita ingin mengukur besarnya arus, maka kita harus memasang amperemeter pada rangkaian secara seri. Hal ini berlawanan dengan cara mengukur tegangan yang dihubungkan secara paralel pada rangkaian. Sebagai contohnya, anda bisa melihat cara pemasangan amperemeter pada rangkaian seperti berikut ini :

Cara Menggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listrik
Cara Menggunakan Amperemeter Analog pada Rangkaian Listrik

Karena kali ini kita mengukur arus listrik searah, maka pemasangan terminal tidak boleh terbalik, caranya yaitu :

  1. Terminal positif (+) pada amperemeter dihubungkan dengan kutub positif (+) sumber tegangan.
  2. Terminal Negatif (-) pada amperemeter dihubungkan dengan kutub negatif (-) sumber tegangan.

Setelah rangkaian alat ukur terpasang, beban (load) juga sudah tepasang, maka arus listrik akan mengalir dari sumber tegangan (batu baterai) menuju lampu, melewati amperemeter dan kembali lagi ke sumber tegangan. Nah, ketika arus listrik tersebut mengalir dan melewati alat ukur, maka besarnya arus listrik bisa dengan mudah diketahui. Cara membaca amperemeter adalah dengan cara melihat jarum yang ditunjuk pada ampermeter.

Baca Juga : Bagian-bagian Multimeter Analog Beserta Fungsinya Secara lengkap

Amperemter analog ada cuku banyak jenisnya, salah satu jenis yang lain yaitu amperemeter seperti berikut ini :

Amperemeter analog
Amperemeter analog

Pada amperemeter tersebut terdapat skala batas ukur, skala maksimum, dan nilai yang ditunjuk. Untuk mengetahui berapa data hasil pengukurannya, maka kita harus menggunakan rumus berikut ini :

Kuat Arus = (Batas Ukur Maksimal / Skala yang Ditunjuk) x Skala Maksimum

Contoh Soal Membaca Hasil Pengukuran Amperemeter

Cara membaca hasil pengukuran pada amperemeter analog berskala
Cara membaca hasil pengukuran pada amperemeter analog berskala

Berpakah kuat arus pada rangkaian berdasarkan hasil pengukuran di atas?

Penyelasaian

Diketahui :
Batas ukur maksimum  = 1 A
Skala yang ditunjuk       = 12
Skala maksimum            = 50

Ditanya : I = … ?

Jawab   :

Kuat Arus = (Batas Ukur Maksimum / Skala yang Ditunjuk) x Skala Maksimum
= (1 A / 12) x 50
= 0,24 A

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai cara mengguakan amperemeter pada rangkaian listrik arus searah, semoga bermanfaat untuk anda.

Gambar Gravatar
Seorang penuntut ilmu di bidang ketenagalistrikan yang suka membagikan ilmunya di website ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.